Jumat, 17 April 2015

PENGUKUHAN BIDAN DELIMA IKATAN BIDAN INDONESIA CABANG KOTA DEPOK ANGKATAN KE V 10 FEBRUARI 2013 DI AULA LABORATORIUM CAYA KOTA DEPOK




Foto bersama pengukuhan Bidan Delima  IBI Cab Kota Depok Angkatan ke V, Drg.Hardiono SP.BM selaku Kepala Dinas Kota Depok(empat dari kiri), ketua TP PKK kota, Ketua IBI Pusat, Ketua IBI Jabar, Ketua IBI Cabang Kota Depok,  Majlis Pimpinan Organisasi IBI dan Majlis Pimpinan Kode etik Bidan Kota Depok.

Bidan delima (BIDEL)  adalah bidan yang berkualitas dan profesional dalam menjalankan praktik sesuai dengan standar pelayanan kebidanan dan kesehatan reproduksi. Proses yang dilalui oleh calon Bidan delima sampai dapat dikukuhkan menjadi Bidan Delima ada 5 tahapan  yaitu; pra Kualifikasi,mengisi kajian mandiri, mentoring, validasi, dan terakhir pengukuhan dalam kurun waktu ±10 bulan. Dari 56 orang calon Bidan delima(CABIDEL) mengikuti 5 tahapan tersebut hanya 46 orang cabidel yang dapat di kukuhkan menjadi Bidan Delima. Hal ini di sebabkan oleh karena beberapa persyaratan yang belum dapat terpenuhi sesuai dengan standar pelayanan Bidan Delima yang sudah di tetapkan diantaranya kelengkapan  sarana dan prasarana praktik, SIPB habis masa berlaku dan kelengkapan lainnya. Tercatat jumlah Bidan Delima di Kota Depok 188 orang dari 340 BPS(Bidan Praktik swasta)
 atau 56%   yang keberadaannya tersebar di seluruh wilayah Kota Depok.Persentase Bidan Delima di kota Depok melebihi angka Nasional hanya mencapai 30%. Menjadi  seorang Bidan delima dalam melaksanakan praktik sehari-hari selalu berupaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, melalui pelatihan-pelatihan dan seminar,  mendapat bimbingan dari fasilitator BIDEL,organisasi profesi IBI dari tingkat Pusat, daerah dan cabang Kota Depok sehingga para BIDEL dapat memperoleh update ilmu sesuai dengan perkembangan ilmu kebidanan terkini serta konsisten pada standar pelayanan berkualitas. 
               
                Sebagaimana sambutan kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Drg. Hardiono, SP.BM, dalam acara pengukuhan CABIDEL bahwa Bidan merupakan salah satu profesi kesehatan yang sangat dekat dengan pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan   bayi serta penanggulangan masalah gizi balita dan ibu hamil. Seorang Bidan bukan   saja harus memiliki kemampuan dalam   mengidentifikasi suatu keadaan pada pasiennya namun perlu memilki kemampuan dan ketajaman dalam perencanaan, serta menilai  asuhan yang diberikan, sehingga mampu memberikan kenyamanan dan keamanan dalam memberikan asuhan serta amapu mengantarkan keselamatan dan kesejahteraanbaik ibu maupun anak.
                Beliau juga mengatakan sangat senang dan bersyukur dengan adanya pengukuhan Bidan DELIMA ini karena dengan dikukuhkannya Bidan yang ada menjadi Bidan DELIMA bukan sekedar acara seremonial tapi wujud dan keseriusan Bidan dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya kepada masyarakat yang tidak mengenal pamrih dalam melayani seluruh ibu di mayapada karena Bidan DELIMA bukan sekedar SLOGAN. Berdasarkan misi Bidan DELIMA adalah Bidan Praktik perorangan   yang mampu memberikan pelayanan berkualitas terbaik dalam bidang kesehatan reproduksi, keluarga berencana, bersahabat dan peduli terhadap kepentingan pelanggan serta memenuhi bahkan melebihi harapan  pelanggan. Harapannya  adalah”Bidan Delima adalah sosok yang memiliki identitas profesional sebagai Bidan”.


Penulis
Bd Hj. Elimarnis,SsiT,MMkes






      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar